hukum

Dugaan Suap Dirjen Bea Cukai Rp2,9 Miliar Terungkap di Sidang KPK, Amplop Berkode “Nomor 1” Jadi Sorotan

Jumat, 22 Mei 2026 | 12:25 WIB
Foto Ilustrasi (Generated by Gemini AI)

Baca Juga: Kasus Chromebook Kemendikbud Berujung Tagihan Fantastis, Nadiem Makarim Dituntut 18 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp5,68 Triliun

Setelah komunikasi dilakukan hingga level pejabat tinggi, barang impor milik Blueray Cargo disebut mulai lebih cepat keluar dari pengawasan. Tentu saja, menurut dakwaan jaksa, proses itu tidak berjalan gratis.

Aliran uang diduga mengalir bertahap sejak Juli 2025 hingga Januari 2026 dengan total puluhan miliar rupiah. Nilainya cukup fantastis untuk sekadar mempercepat proses administrasi yang seharusnya memang menjadi tugas negara.

Kasus ini kembali memunculkan pertanyaan lama yang belum juga mendapat jawaban memuaskan: apakah sistem pengawasan impor benar-benar dibangun untuk melindungi negara, atau justru menjadi ladang transaksi bagi mereka yang tahu pintu belakang birokrasi?

Di tengah pemerintah yang terus menggaungkan reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi, publik kini menunggu apakah kasus ini akan berhenti di ruang sidang, atau benar-benar menyeret aktor besar hingga ke puncak institusi.

Sebab di republik ini, kadang yang paling mahal bukan barang impornya — melainkan biaya agar urusannya dipercepat.*****

Halaman:

Tags

Terkini