Ia berharap pembangunan berjalan lancar agar warga tidak lagi mengalami kesulitan mobilitas setiap kali musim hujan datang.
Karena bagi masyarakat desa, jembatan bukan sekadar infrastruktur. Ia adalah penghubung antara harapan dan kenyataan, sekaligus pembeda antara wilayah yang diperhatikan dan yang hanya dikenang saat bencana datang.*****
Artikel Terkait
3000 Kendaraan Dinas di Kabupaten Bogor Menunggak Pajak, Bupati akan Sanksi Tegas
BMKG Keluarkan Peringatan Dini: Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang di Sejumlah Kota Besar!
Drainase Sempit Picu Banjir di Malangbong Garut, Akses Jalan Mulai Rusak Parah
Gebyar Pesona Budaya Garut 2026 Masuk KEN: Dari Karnaval Sejarah hingga Perputaran Uang Receh yang Dianggap “Ekonomi Kreatif”
Pelantikan Kepala Desa PAW di Garut: Kursi Kosong Terisi, Harapan Baru Dimulai dari Desa
Rapat Paripurna DPRD Garut Bahas LKPJ 2025: Antara Apresiasi, Catatan Kritis dan Janji Evaluasi yang Tak Boleh Sekadar Arsip
Program Gebrak Bambu di Garut, Saat Desa Didorong Mendunia, dari Anyaman ke Ambisi Pasar Global
Hari Otonomi Daerah 2026 di Garut: Dari Semangat Mandiri hingga PR Lama PAD dan SDM yang Tak Kunjung Lulus
Dugaan Pelanggaran Kode Etik ASN di PUPR Garut, GLMPK Soroti Lemahnya Komitmen Penegakan Disiplin ASN
Kakek 78 Tahun Pimpin Proyek Jalan TMMD Garut: Saat Negara Datang, Rakyat Sudah Lebih Dulu Bekerja