Namun di balik segala kerumitan itu, program Pajero setidaknya memberi pesan sederhana: identitas kependudukan bukan hanya milik warga yang sehat, kuat, dan mampu datang ke kantor pemerintahan. Mereka yang selama ini hidup di pinggir perhatian negara pun tetap berhak tercatat, dikenali, dan dilayani.
Di era digital yang gemar bicara big data dan transformasi pelayanan publik, langkah sederhana mengetuk pintu rumah warga rentan justru menjadi pengingat bahwa pelayanan terbaik kadang dimulai dari keberanian mendatangi mereka yang selama ini nyaris tak terdengar.*****
Artikel Terkait
Lansia Terlantar di Garut Jadi Bola Panas: DPRD Soroti Kinerja Dinsos yang Dinilai Lambat Tanggap
Hari Otonomi Daerah ke-30 di Garut, Daerah Diminta Mandiri Tapi Masih Belajar Berdiri
TPT Ambruk di Garut Usai Hujan Deras, Warga Jadi Tim Reaksi Cepat Dadakan
May Day di Bandung Mencekam: Massa 'Hitam' Susup Demo Mahasiswa, Pos Polisi Dirusak!
May Day 2026 Garut: Buruh Sampaikan Tuntutan, Bupati Janji "Sedikit-Sedikit" Direalisasikan
Pameran Foto Frame of Garut Dibuka Bupati, Keindahan Alam Siap Viral Asal Tidak Hanya Disimpan di Galeri Mall
Palang Pintu Otomatis Dikebut di Jawa Barat Usai Tragedi Bekasi, Keselamatan Kini Tak Lagi Mengandalkan Perasaan
Hujan Deras Robohkan Rumah di Malangbong Garut, Gotong Royong Lebih Sigap dari Infrastruktur
IPM Garut Peringkat Juru Kunci di Jawa Barat, Bupati Akui Kejar Ketertinggalan Tak Semudah Mengucapkannya
Fun Bike Garut 2026 Diramaikan 800 Peserta, Target 2.000 tidak Tercapai Mungkin Kurang Promosi