Kamis, 4 Juni 2026

FKRWG Garut Luncurkan Aplikasi Asdes: Saat RT dan RW Mulai Masuk Era Digital, Warga Tak Lagi Harus Fotokopi Surat Berkali-kali

Photo Author
Bhegin, Makmur Suradi, Locusonline.co
- Senin, 18 Mei 2026 | 14:05 WIB
Foto Istimewa
Foto Istimewa

LOCUSonline, GARUT - Peringatan Milangkala ke-1 Forum Komunikasi Rukun Warga Garut (FKRWG) di Gedung Pemuda, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Minggu (17/5/2026), menjadi momentum yang cukup menarik di tengah derasnya keluhan masyarakat soal pelayanan administratif yang kadang lebih lambat dari sinyal internet desa. Dalam perayaan tersebut, FKRWG resmi meluncurkan inovasi pelayanan publik berbasis digital bernama Asisten Desa atau Asdes.

Peluncuran aplikasi Asdes disebut sebagai langkah transformasi digital untuk mempermudah pelayanan masyarakat di tingkat RT dan RW. Jika biasanya warga harus mondar-mandir mencari tanda tangan pengurus sambil memastikan ketua RW belum pergi ke sawah atau menghadiri hajatan, kini pelayanan diharapkan bisa lebih praktis melalui sistem yang terkoneksi internet.

Acara tersebut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Garut, yakni Yudi Juliandi dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Garut. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi terhadap kiprah FKRWG selama satu tahun terakhir dalam memperkuat peran RW sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.

Baca Juga: Program Pajero Disdukcapil Garut: Saat Petugas Jemput Bola demi KTP ODGJ yang Selama Ini Tak Terlihat Negara

Menurut data DPMD Kabupaten Garut, saat ini terdapat 4.271 RW di 421 desa dan 379 RW di 21 kelurahan se-Kabupaten Garut. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa peran RW bukan sekadar tempat warga menitipkan undangan hajatan atau mengurus stempel dadakan, tetapi menjadi ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

"Atas nama Pemerintah Kabupaten Garut, kami mengucapkan terima kasih karena selama satu tahun ini FKRWG telah menunjukkan dedikasi dan komitmennya dalam memperkuat pelayanan dan pemberdayaan masyarakat," ujar Yudi Juliandi.

Ia berharap inovasi Asdes dapat diterapkan secara berkelanjutan di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Garut. Menurutnya, digitalisasi pelayanan menjadi salah satu langkah penting agar masyarakat tidak lagi merasa mengurus administrasi seperti sedang mengikuti lomba estafet berkas.

Ketua Penyelenggara Milangkala ke-1 FKRWG, Jajang, menjelaskan bahwa kegiatan tahun ini mengusung tema "Semangat Membangun Solidaritas, Bersinergi, dan Gotong Royong Mewujudkan Garut Hebat Berkelanjutan".

Ia juga mengakui kegiatan tersebut diselenggarakan secara mandiri melalui iuran para RW. Pernyataan itu secara tidak langsung menunjukkan bahwa semangat gotong royong rupanya masih menjadi “aplikasi utama” yang paling stabil digunakan masyarakat.

"Kegiatan ini murni berasal dari hasil iuran, dari RW, untuk RW, demi RW. Ini adalah awal perjalanan Forum RW menuju kebangkitan Garut Hebat," kata Jajang.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Garut Dikebut: Jangan Sampai Anak Miskin Kebagian Janji, Bangunan Belum Jadi

Sementara itu, Ketua Umum FKRWG, Beni Nurbayani, menyebut aplikasi Asdes sebagai “kado” ulang tahun pertama organisasi tersebut. Menurutnya, aplikasi itu dirancang sebagai solusi nyata untuk mempermudah pelayanan publik di tingkat masyarakat.

"Melalui sinergitas yang terjalin, RT/RW harus memiliki peran strategis di masyarakat. Asdes adalah sistem pelayanan publik berbasis internet untuk mempermudah pelayanan kepada masyarakat," ujarnya.

Inovasi digital tersebut juga mendapat dukungan dari Diskominfo Kabupaten Garut. Kepala Bidang Aplikasi Informatika dan Statistika (Aptika), Anry Sutrisno, menyatakan pihaknya siap mendukung pengembangan aplikasi Asdes agar bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.

"Kami mendukung penuh inovasi Asdes untuk mempermudah pelayanan masyarakat Garut. Kalau ada yang perlu disupport atau dikonsultasikan, silakan datang ke Diskominfo Garut," tegasnya.

Halaman:

Editor: Bhegin

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X