"Nanti masih dihitung angka pastinya," ujar Syarief.
Ia memastikan proses penyidikan terus berjalan, termasuk pengumpulan barang bukti melalui penggeledahan di sejumlah lokasi.
"Masih berjalan, nanti hasilnya akan kami sampaikan," katanya.
Kejagung kini melanjutkan pemeriksaan untuk mengurai apakah dugaan penyimpangan tersebut hanya terjadi pada pengadaan barang atau memiliki jaringan pengambilan keputusan yang lebih luas.
Publik pun menunggu, apakah anggaran program MBG benar-benar akan kembali fokus pada tujuan awal, memenuhi gizi masyarakat, bukan menjadi ladang subur bagi praktik birokrasi yang lapar keuntungan.*****
Artikel Terkait
Diskominfo Garut Monitor MBG di SPPG Sukajaya: Dorong Pangan Lokal, Transparansi, dan Responsivitas
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Diuji Realita: Sekolah Diberi Hak Protes, Tapi Diminta Tidak “Viral Duluan"
Warga Garut Minta Presiden Prabowo Jatuhkan Hukuman Mati Bagi Pelaku Korupsi Program MBG
Program MBG Disebut Bukan Alat Politik 2029 Katanya!, Amran Sulaiman: Anak Balita Belum Bisa Nyoblos Jadi Aman dari Kampanye
Anggaran MBG Dipangkas Rp67 Triliun, Pemerintah Janji Anak Sekolah Tetap Kenyang Meski APBN Lagi Diet
Cara Cek MBG Apa Makanannya Masih Layak Dimakan? Melalui Aplikasi Reviu Menu MBG
Modus Dapur MBG Palsu Terbongkar: Saat Makan Gratis Dijadikan Umpan, Uang Korban Justru yang ‘Dimasak’
Eks Pimpinan BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Program Makan Bergizi Terancam Tersandung “Piring Politik”
Skandal Tata Kelola MBG: Dari Program Gizi Jadi Ladang Dugaan, Kejagung Bongkar Jejak Miliaran Rupiah
Prabowo Bongkar Alarm Merah Program MBG: Ada Laporan Kejanggalan, BGN Kini Diperiksa Lebih Dalam